Longsor Dikhawatirkan Picu Jembatan Beliti Ambruk, BBPJN Sumsel Gerak Cepat ke Musi Rawas

Suasana pengaturan arus lalu lintas di Jembatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas Rabu 17 September 2025.-Foto: Muslimin/Linggau Pos-

KORANLINGGAUPOS.ID-Selasa 16 September 2025 sekitar pukul 05.30 WIB longsor di pangkal Jembatan Air Beliti tepatnya di RT 05, Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. 

Atas kejadian itu, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) langsung menerjunkan timnya ke lokasi terjadinya tanah longsor tersebut. 

Jembatan Muara Beliti ini merupakan salah satu yang termasuk jalur jalan nasional, yakni Jalan Lintas Tengah Sumatera.

Terkait dengan terjadinya tanah longsor tersebut BBPJN Provinsi Sumsel melakukan penanganan sementara, dengan pemasangan rambu-rambu, penjagaan untuk pengendalian lalu lintas yang harus dijaga selama 24 jam dengan arus lalu lintas satu arah.

BACA JUGA:Jembatan Beliti Dikhawatirkan Terdampak Longsor, Begini Upaya Pemkab Musi Rawas

BACA JUGA:Jembatan Air Beliti Terancam Ambruk, Begini Himbauan Polres Musi Rawas

"Untuk penanganan sementara dilakukan pemasangan cerucuk kayu ditambah dengan pemasangan bigbag karung yang berisi tanah. Tujuannya untuk menahan longsoran yang di oprit jembatan," jelas Afif Bidang Preservasi wilayah II BBPJN Provinsi  Sumsel saat diwawancara KORANLINGGAUPOS.ID, Rabu 17 September 2025.

Bagaimana dengan penanganan permanen?

Kata Afif, tentang penanganan permanen diawali dengan melakukan penelitian kondisi tanah, kedalamanya seperti apa, sehingga duduk dari pada struktur yang akan dilakukan penanganan permanen itu tidak mengalami, kerusakan kembali jika ada longsor susulan .

"Artinya terlebih dahulu akan kita lakukan penelitian terhadap tanah. Yang jelas saat ini kita upayakan percepatan, karena jalan dan jembatan ini merupakan sarana vital.  Sama halnya dengan jembatan Air Semarang Muara Beliti," jelasnya.

BACA JUGA:Pengusaha Tambang Batu Bara Siap Bangun Jembatan Muara Lawai Konstruksi Baru

BACA JUGA:Semarak HUT Kemerdekaan RI Tiga Jembatan Disterilkan Dari Kendaraan Serta Pedagang

"Berhubung saat ini kami juga mengalami  efisiensi anggaran jadi belum bisa banyak berbuat. Yang jelas kita akan terus berusaha dan berjuang, untuk percepatan perbaikan pembangunan yang permanen, karena ini merupakan sarana vital. Apabila ini mengalami gangguan otomatis jalur angkutan akan berdampak juga," jelasnya.

Selain itu, jelas Afif, untuk saat ini BBPJN Sumsel sudah berusaha mengajukan  perbaikan jembatan  ke pusat. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan