Perisai Hati: Menjaga Iman dari Godaan Dunia

Perisai Hati Menjaga Iman dari Godaan Dunia (Foto tidak Berhubungan dengan Artikel)--Tangkapan Layar

Jika tidak memiliki akar yang kuat menancap ke dalam tanah, maka ia mudah tumbang bahkan oleh hembusan angin ringan. 

Sebaliknya, pohon yang akarnya menghujam dalam tidak akan goyah meski diterpa badai sekalipun. 

BACA JUGA:Amanah di Pundak Orang Mukmin: Agen Perubahan di Hadapan Allah dan Manusia

BACA JUGA:Misteri Ruh Manusia: Hubungan dengan Allah dan Malaikat

Perumpamaan ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam al-quran yang menggambarkan kalimat yang baik seperti pohon yang kokoh, berakar kuat, dan menghasilkan buah di setiap musim atas izin-Nya.

Akar keimanan harus menghujam dalam melalui pembinaan yang menekankan kedalaman akidah, kemurnian ajaran Islam, dan kemampuan untuk memahami langsung dari sumber-sumber utama agama. 

Iman harus menjadi lensa dalam menjalani kehidupan, sehingga setiap aspek hidup manusia senantiasa berpijak pada nilai-nilai syariat.

Untuk itu, manusia perlu senantiasa menghadirkan Allah SWT dalam setiap aktivitas dan langkah hidup. 

BACA JUGA:Menjaga Kehidupan: Tugas Manusia sebagai Pelindung dan Pembangun Bumi

BACA JUGA:Rezeki Terjamin dan Martabat Terjaga: Kemuliaan Manusia dalam Rahmat Ilahi

Caranya adalah dengan menjadikan syariat Islam sebagai dasar dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. 

Pergaulan pun sebaiknya dibangun bersama orang-orang yang beriman, mengutamakan ibadah, ilmu, dan amal shaleh. 

Ketika berinteraksi dengan mereka yang masih lemah imannya, manusia dianjurkan untuk bersikap lembut dan penuh kasih, dengan harapan dapat membagikan keindahan iman yang telah manusia rasakan. 

Sebab kelak, manusia akan dibangkitkan bersama orang-orang yang menjadi teman dalam kehidupan dunia.

BACA JUGA:Menjaga Keikhlasan: Kunci Kesempurnaan Amal Manusia

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan