Disperindagkop Muratara Gelar Operasi Pasar Murah, Total 10.000 Paket Sembako Murah Disebar ke Semua Kecamatan
Kepala Disperindagkop Muratara, Kodri hadir saat pelaksanaan OP Murah di Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo, Senin 7 Juli 2025- FOTO : Dok Disperindagkop Muratara-
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) melaksanakan Operasi Pasar Murah di seluruh Kecamatan. OP Murah ini dilaksanakan dalam rangka pengendalian inflasi dan menjaga stabilisasi harga bahan pokok.
Tidak hanya itu, Operasi Pasar Murah ini juga wujud nyata dari implementasi visi dan misi Bupati Muratara, H Devi Suhartoni dan Wakil Bupati, H Junius Wahyudi, dalam mewujudkan pemerintahan yang hadir dan berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menjamin akses terhadap kebutuhan pokok yang layak dan terjangkau.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Kodri didampingi Kabid Perdagangan Azhari menjelaskan OP Murah dimulai di Kecamatan Rupit saat puncak HUT Kabupaten Muratara beberapa waktu lalu.
Lalu, Kamis 3 Juli 2025 di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir dengan 1.400 paket sembako. Senin 7 Juli 2025 di di Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo sebanyak 1.300 paket. Selasa 8 Juli 2025 di Desa Sri Jaya Makmur Kecamatan Nibung sebanyak 1.400 paket. Rabu 9 Juli 2025 di Desa Sungai Baung Kecamatan Rawas Ulu sebanyak 1.400. Sabtu 12 Juli 2025 di Desa Kuto Tanjung Kecamatan Ulu Rawas sebanyak 1.200 paket dan terakhir Senin, 14 Juli 2025 di Desa Muara Tiku Kecamatan Karang Jaya sebanyak 1.300 paket.
BACA JUGA:Tiga Kecamatan di Muratara Sudah Bentuk Sekolah Lansia
BACA JUGA:Anak Kadus di Muratara Nyaris Diculik, Berikut Penjelasan Camat dan Kapolsek

Kabid Perdagangan Disperindagkop Muratara, Azhari saat pelaksanaan OP Murah di Desa Sungai Baung Kecamatan Rawas Ulu, Rabu 9 Juli 2025-FOTO : Dok Disperindagkop Muratara-
"Kita kerja sama dengan Bulog dengan paket yang disiapkan sebanyak 10.000 paket untuk disebar di 7 Kecamatan. Satu paket berisi Gula Pasir 1 Kilogram dan Minyak Sayu satu liter dengan harga seharusnya Rp 38.000 namun disubsidi oleh pemerintah sebesar Rp 15.000 sehingga masyarakat hanya membayar Rp 23.000 per paket," ungkap Azhari saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID, Rabu 9 Juli 2025.
Sudah empat hari pelaksanaan OP Murah, semua disambut antusias oleh masyarakat. Dalah hitungan jam, paket yang disiapkan ludes diserbu warga.
"Kita mulai pukul 10.00 wib, lebih kurang 2,5 jam paket sembakonya habis dibeli warga. Lokasinya memang di satu desa, tapi warga desa lainnya di kecamatan tersebut bisa beli," jelasnya.
Melalui kegiatan ini lanjut Azhari, pihaknya berharap terciptanya sinergi antara program daerah dan kebutuhan masyarakat, serta mampu memperkuat stabilitas ekonomi lokal secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Di Muratara 139 Warga Sudah Terima Santunan Kematian
BACA JUGA:1.400 Sembako Murah Diserbu Masyarakat saat Operasi Pasar Murah di Rawas Ilir Muratara
“Pemerintah hadir untuk memastikan rakyat tidak kesulitan mendapatkan bahan pangan. Operasi pasar ini adalah bentuk intervensi konkret untuk menjaga daya beli dan ketahanan ekonomi masyarakat,” tegasnya.