Tanam Genjer Lebih Untung, Sudah Dibuktikan Warga Tugumulyo Musi Rawas
Salah satu sawah warga yang baru di taman genjer-Foto:Mukmin/Linggau Pos-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Budidaya sayuran genjer semakin diminati petani di Desa C Nawangsasi, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.
Tanaman yang tumbuh subur di lahan berair seperti sawah ini dinilai lebih menguntungkan dibandingkan padi, baik dari segi perawatan maupun waktu panen.
Berbeda dengan padi, genjer dapat dibudidayakan tanpa membuat bedengan. Petani hanya perlu membajak sawah dan melakukan penyiangan rumput. Bibit genjer biasanya dibeli dari toko pertanian yang kini mudah ditemukan.
Meski bisa ditanam dari biji, petani setempat lebih memilih menggunakan bibit karena prosesnya jauh lebih cepat.
BACA JUGA:Bibit Padi Rusak Petani Beralih Menanam Genjer
BACA JUGA:Usai Panen Padi, Petani Memanfaatkan Lahan Sawahnya Untuk Menanam Genjer
Penanaman bibit dilakukan pada pagi atau sore hari, dengan waktu terbaik di sore hari saat matahari mulai redup untuk mengurangi penguapan.
Anakan genjer ditanam dengan jarak 10–15 cm, lalu dibiarkan beradaptasi hingga muncul daun baru sebagai tanda akar telah menyebar. Pemberian pupuk khusus sayuran genjer membuat pertumbuhan lebih cepat dan optimal.
Namun, tanaman genjer juga rentan diserang hama seperti keong, ulat daun, dan pacet air. Untuk mengatasinya, petani biasanya melakukan penyemprotan pestisida sesuai anjuran.
Keunggulan utama genjer terletak pada waktu panennya yang singkat. Hanya dalam 17 hari setelah tanam, genjer sudah bisa dipanen.
BACA JUGA:Lebih Menguntungkan, Petani di Musi Rawas Memilih Menanam Genjer
BACA JUGA:Genjer Sayuran yang Orang Jarang Ketahui Manfaatnya, Mampu Lindungi Mata dari Katarak
Bahkan, panen dapat dilakukan setiap 2–3 hari sekali. Panen terbaik dilakukan ketika daun dan batang masih muda dengan warna hijau cerah, agar rasanya segar dan lezat.
Selain menjadi sumber penghasilan tambahan, hasil penjualan genjer juga dapat membantu biaya persiapan musim tanam padi, mengingat biaya budidaya padi terbilang besar. Dalam satu musim tanam padi, petani bisa menanam genjer hingga 3–4 kali.