Kelurahan Pasar Satelit Bentuk Koperasi Merah Putih untuk Kesejahteraan Masyarakat
Ketua Koperasi Keluarah Pasar Satelit, Zainal Abidin - Foto : Yunita Rahmawaty/Harian Pagi Linggau Pos-
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID – Koperasi Merah Putih, atau disebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, program inisiatif strategis pemerintah Indonesia untuk memperkuat ekonomi lokal di tingkat desa atau kelurahan.
Di Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuk Linggau Utara II sendiri siap mendukung program unggulan ini. Bahkan mereka sudah membentuk kepengurusan Koperasi Merah Putih. Hal ini disampaikan oleh Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Pasar Satelit, Zaidul Abidin.
“Kepengurusan Koperasi Merah Putih disini sudah dibentuk. Hanya saja untuk kegiatannya atau teknis selanjutnya belum tahu, cuma gambarannya saja kita sudah dgambarkan yakni ke arah sosial,” jelasnya.
Ia menjelaskan jika Koperasi Merah Putih banyak macamnya jika dilihat dari juknisnya, dan kebanyakan ke arah sosial.
BACA JUGA:Pengurus Koperasi Merah Putih di Lubuk Linggau Masih Tunggu Juknis
BACA JUGA:Semua Koperasi Merah Putih di Musi Rawas Sudah Berbadan Hukum Siap di-Launching
“Koperasi merah putih ini banyak, pinjaman ada, penyaluran ada seperti pupuk subsidi, gas LPG dan segala macam, seluruh penyaluran itu lewat Koperasi Merah Putih misal seperti bantuan beras dan sembako,” jelasnya.
”Jadi Koperasi Merah Putih ini adalah menyalurkan misalkan dari pemerintah itu menyalurkan gas subsidi nah itu melalui Koperasi Merah Putih, mungkin ada bantuan beras dari pusat itu melalui Koperasi Merah Putih. Kalau dulu kan melalui Dinas Sosial atau Kantor Pos sekarang mungkin lebih dipermudah nya lagi lebih dipersempitnya lagi di Kelurahan melalui Koperasi Merah Putih,” jelasnya.
Selain bantuan, Koperasi Merah Putuh juga memiliki rancangan lain seperti simpan pinjam. Ia mengungkapkan jika pelaksanaannya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.
“Koperasi Merah Putih di Lubuk Linggau ini sudah dibentuk tinggal tunggu teknis selanjutnya karena kita kita masih menunggu perintah dari pusat untuk selanjutnya, jadi kita belum berani untuk bergerak,” tegasnya.
BACA JUGA:Wow, Program Ketahanan Pangan Koperasi Merah Putih di Jayaloka Musi Rawas Didominasi Peternakan
BACA JUGA:Tak Menggunakan APBD atau APBN, Ada Pinjaman Rp 3 Miliar untuk Koperasi Merah Putih
“Karena saya yakin mungkin ada pelatihan dulu karena kan kita belum ada ilmunya jadi tidak mungkin langsung jalan, kalau kata Menteri dilakukan secepatnya,” tambahnya.
Ia menegaskan jika Koperasi Merah Putih adalah sebagai wadah atau tempat menyalurkan dan untuk eksekusinya adalah dari Koperasi Merah Putih.