TK ABA 1 Lubuk Linggau Peringati Maulid Nabi dengan Cerita Sejarah dan Kolase Kaligrafi Islami
Anak-anak tampak antusias dan terlibat aktif egiatan dilanjutkan dengan mewarnai kolase kaligrafi bertema Maulid Nabi- Foto : Dok. TK ABA 1 Lubuk Linggau-
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, TK ABA 1 Lubuk Linggau kegiatan edukatif dan kreatif yang melibatkan seluruh anak didik.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini para guru TK ABA 1 memulai kegiatan dengan sesi mendongeng sejarah kelahiran dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.
Cerita disampaikan dengan gaya interaktif dan penuh ekspresi agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala TK ABA 1 Lubuk Linggau, Nurnianah saat dibincangi oleh wartawan KORANLINGGAUPOS.ID.
BACA JUGA:TK ABA 1 Lubuk Linggau Mencetak Generasi Berkarakter Sejak Usia Dini
BACA JUGA:TK ABA 1 Lubuk Linggau Dorong Kreativitas Anak Lewat Outing Class Edukatif
Kisah yang disampaikan mencakup masa kecil Nabi Muhammad, perjuangannya dalam menyebarkan Islam, serta nilai-nilai akhlak mulia seperti jujur, sabar, dan kasih sayang.
Anak-anak tampak antusias dan terlibat aktif, bahkan beberapa dari mereka mengajukan pertanyaan dan mengulang kisah yang baru saja mereka dengar.
“Tujuan kami adalah menanamkan kecintaan kepada Rasulullah sejak dini. Melalui cerita sejarah yang dikemas secara menarik, anak-anak bisa memahami nilai-nilai perjuangan dan keteladanan beliau,” jelas Kepala TK ABA 1 Lubuk Linggau.
Setelah sesi cerita, kegiatan dilanjutkan dengan mewarnai kolase kaligrafi bertema Maulid Nabi.
BACA JUGA:Tanamkan Nilai Islami Sejak Dini, ini Harapan TK ABA 1 Lubuk Linggau
BACA JUGA:TK ABA 1 Lubuk Linggau Tingkatkan Kreativitas Anak Didik Melalui Mewarnai
Setiap anak diberikan lembaran kaligrafi bertuliskan “Muhammad” yang telah dicetak dalam berbagai bentuk artistik.
Mereka diminta untuk menghias dan mewarnai kolase tersebut menggunakan kertas warna, glitter, dan spidol.Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah kreativitas, tetapi juga memperkenalkan seni kaligrafi Islam sebagai bagian dari warisan budaya.